Wartajombang.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendapat kehormatan khusus saat menghadiri penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara resmi menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) dengan status sebagai anggota seumur hidup. Kartu tersebut diserahkan langsung oleh Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar di hadapan para ulama, pengurus NU, serta peserta Muktamar.
Momen penyerahan Kartanu tersebut berlangsung hangat. Prabowo menyambut pemberian kartu keanggotaan tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus tanda diterimanya dirinya sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.
Prabowo bahkan menyoroti keterangan yang tercantum pada Kartanu yang diterimanya, yakni status sebagai “Anggota seumur hidup”.
“Terima kasih, ini kehormatan besar bagi saya. Di sini, di bawahnya disebut ‘Anggota seumur hidup’. Ini luar biasa,” ujar Prabowo.
Presiden mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya telah mendapat informasi dari Ketua Umum PBNU periode 2021–2026, Yahya Cholil Staquf, mengenai Kartanu miliknya yang telah selesai dan siap diserahkan.
Kabar tersebut menjadi salah satu alasan Prabowo kemudian memastikan kehadirannya dalam acara penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Prabowo juga menyebut kehadirannya merupakan bentuk komitmen untuk memenuhi janji yang sebelumnya telah disampaikan. Baginya, sebuah janji harus dijaga dan ditepati.
“Makanya saya datang. Saya datang karena janji, janji harus dipegang. Begitu saya dapat (Kartanu), saya putuskan saya hadir,” kata Prabowo.
Lebih dari sekadar kartu identitas organisasi, Prabowo memandang penerimaan dirinya sebagai anggota NU sebagai simbol semakin kuatnya hubungan antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.
Ia meyakini NU bersama pemerintah dan berbagai elemen bangsa dapat terus membangun kerja sama dalam mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap upaya pemerintah mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Saya yakin dan percaya kita akan berhasil. Kita akan mengangkat jutaan rakyat kita keluar dari kemiskinan, dan kita sudah buktikan dalam dua tahun pertama kita,” ujarnya.
Prabowo kemudian menegaskan kembali rasa syukurnya setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar NU.
“Jadi hari ini saya katakan, saya diterima sebagai anggota Nahdlatul Ulama. Terima kasih,” pungkasnya.
Penyerahan Kartanu tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Kehadiran Presiden sekaligus menjadi simbol kedekatan dan sinergi antara pemerintah dengan Nahdlatul Ulama dalam menjalankan agenda pembangunan nasional. (dcky)











