Tabrakan Adu Banteng di Jembatan Made Lamongan, Dua Pelajar Tewas

LAMONGAN,WartaJombang– Kecelakaan maut merenggut nyawa dua orang pelajar di Jalan Mastrip, tepatnya di Jembatan Made, Kelurahan Sukomulyo, Kabupaten Lamongan, Senin (6/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Peristiwa nahas ini melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Beat bernomor polisi S-6292-JAM yang dikendarai HRA (16) asal Kecamatan Duduksampean, Gresik, dan Honda Vario bernomor polisi S-3552-EAN yang dikendarai VAF (16) asal Kecamatan Rengel, Tuban.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat HRA melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi, HRA mencoba mendahului kendaraan lain di depannya melalui sisi kanan jalan. Namun, di saat bersamaan, VAF melaju dari arah berlawanan. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan adu depan tak terelakkan.

Benturan keras menyebabkan kedua pelajar tersebut menderita luka berat hingga akhirnya meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian material senilai Rp5 juta.

Segera setelah menerima laporan, petugas Satlantas Polres Lamongan bersama personel Polsek Lamongan Kota mengevakuasi korban, melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti untuk keperluan penyelidikan.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Ia menegaskan agar pengguna jalan tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain jika kondisi jalan tidak memungkinkan.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan berhati-hati. Jangan melakukan manuver yang berisiko karena dapat berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain,” tegas IPDA Hamzaid.(dcky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *