Miris!!! Tembok Penahan Jalan (TPJ) Tahun 2022 Desa Sumberjo Sudah Rusak, Kades: Kondisi Alam

desa sumberjo
Kondisi proyek Tembok Penahan Jalan (TPJ) Desa Sumberjo Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. (wartajombang.com/dan)

WartaJombang.com — Miris belum genap dua tahun Bangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) yang berada di Dusun Bancang Desa Sumberjo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur sudah mengalami kerusakan.

Hasil pantauan wartajombang.com dilokasi pada Rabu, 3 Januari 2024 nampak terlihat bangunan tembok penahan jalan (TPJ)  audah mengalami keretakan di sejumplah titik, tak hanya itu lapisan topi TPJ mengelupas Dibeberapa titik. Dilokasi terdapat prasasti. Diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spek.

Bacaan Lainnya

Diketahu pada prasasti yang terpampang dilokasi, pembangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) tersebut dikerjakan pada tahun 2022 dengan nilai anggaran sebesar Rp.200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah) yang bersumber dari Bantuan Khusus (BK) Kabupaten Jombang tahun anggaran 2022 dengan volume 254 m x 1,5 m x 1 sisi.

Salah satu warga berinisial HS (50) yang berhasil ditemui disekitaran lokasi membenarkan jika bangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ)  tersebut dikerjakan tahun 2022, hanya saja bulan dan tanggal dirinya tidak tau persis.

“Ya benar mas, seingat saya se tahun kemarin 2022 kalau bulannya saya gak tau, wah kalau rusaknya kenapa saya kurang tau ya mas. Mungkin semennya kurang, tapi mungkin lho ini mas, karena saya warga biasa gak paham teknis bangunan, kalau saya menilai se kualitasnya yang kurang bagus.Tapi Jangan di tulis nama saya”, katanya kepada Wartajombang.com Rabu, (3/1/2024) pukul 15.30 wib.

sumberjo
Kondisi proyek TPJ Desa Sumberjo sudah mengalami patah di bagian tengah. (wartajombang.com/dan)

Sementara itu Suti, Kepala Desa (Kades) Sumberjo, Kecamatan Plandaan saat dikonfirmasi terkait perihal tersebut melalui pesan whatsappnya menjawab, jika pembangunan tembok penahan jalan tersebut dikerjakan tahun 2022. Menurutnya kerusakan TPJ tersebut akibat kondisi alam.

“Ya mas, Kondisi alam  Nanti ada pemeliharaan, SG Maringi pon pindah mas (Bahasa Indonesia: yang memberi sudah pindah)”, tulisnya singkat melalui pesan whatsapp, Jumat (5/1/2024) pukul 09.32 WIB. (pras/ben)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *