Investigasi

Dugaan Penebangan Ilegal 25 Pohon Mahoni di Sudimoro Jombang: Warga Geram, DLH Segera Cek Perizinan

WartaJombang.com — Warga Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, mengecam penebangan liar terhadap 25 batang pohon Mahoni berukuran besar di sepanjang ruas Jalan Sudimoro menuju Perak. Pohon-pohon tersebut selama ini berfungsi sebagai peneduh jalan dan penyangga tebing.

Warga awalnya mengira aktivitas tersebut merupakan bagian dari program perawatan rutin. Namun, kecurigaan muncul setelah penebangan dilakukan tanpa kantong pengaman atau pemberitahuan resmi, tepatnya saat pemantauan di lokasi pada Senin (3/8/2026) hingga laporan susulan warga pada Selasa (4/8/2026).

Berdasarkan sisa tunggul di tempat kejadian, pelaku menumbangkan 25 pohon secara cepat mengenakan pakaian merah. Narasumber setempat menduga kayu hasil tebangan langsung diangkut menggunakan mobil putih milik mantan Kepala Desa Sudimoro berinisial (M), yang juga suami dari Kepala Desa Sudimoro saat ini.

S (65), salah seorang warga, menjelaskan bahwa warga menanam pohon tersebut pada tahun 2008 melalui program penghijauan Muspika Megaluh.

“Pohon ini seharusnya dilestarikan, bukan ditebang seenaknya. Kami mempertanyakan: apakah ada izin dari Dinas Lingkungan Hidup? Jika tidak, ini jelas penebangan liar. Jika dijual, ke mana perginya uangnya?” ujar S menegaskan.

Penebangan ini tidak hanya merugikan aset daerah dan menghilangkan peneduh alami, tetapi juga meningkatkan suhu udara di sekitar lokasi. Selain itu, sisa tunggul pohon yang tertinggal di bahu jalan mengancam keselamatan pengendara, khususnya pada malam hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang mengaku belum dapat memastikan status perizinan penebangan tersebut karena sedang menjalankan tugas luar kota.

“Saya sekarang masih rapat di Surabaya. Terkait ada atau tidaknya izin tersebut, besok akan saya cek di kantor,” ujar Kepala DLH saat memberikan konfirmasi melalui sambungan seluler.

Pihak berwenang belum mengeluarkan keterangan resmi maupun mengambil langkah penanganan lanjutan terkait insiden ini. Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, media ini tetap membuka ruang hak jawab serta klarifikasi bagi pihak-pihak yang namanya tersebut dalam pemberitaan. (dcky)

Recent Posts

Belum Berizin Lengkap, Rekrutmen Pabrik Sepatu PT XINCHAI di Kabuh Disorot

WartaJombang.com - Beredarnya flyer rekrutmen tenaga kerja untuk perusahaan sepatu PT XINCHAI Indonesia di Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang,… Read More

4 jam ago

Polres Jombang Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Bencana Alam

WartaJombang.com – Polres Jombang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang dan sejumlah instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam dan… Read More

2 hari ago

Dugaan Perselingkuhan ASN Perkim Jombang Mencuat, Pemkab Bentuk Tim Pemeriksa

WartaJombang.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berencana membentuk tim pemeriksa untuk menindaklanjuti dugaan perselingkuhan dan nikah siri yang menyeret seorang Aparatur… Read More

6 hari ago

Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Jombang Ungkap 14 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

WartaJombang.com – Polres Jombang mengungkap 14 kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama pelaksanaan… Read More

6 hari ago

Perhutani KPH Jombang Salurkan Bantuan Air Bersih Terdampak Kekeringan Ke Warga Dusun Sendang Gogor Nganjuk

WartaJombang.com | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, perduli masyarakat yang tinggal di dalam hutan, dengan memberikan bantuan air bersih… Read More

7 hari ago

Setelah Mempublikasikan Berita Isu Nikah Sirih, Tim Media Diduga Di Intimidasi Oleh Oknum ASN Dinas Perkim

WartaJombang.com - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AH (53) yang bertugas di lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)… Read More

1 minggu ago