Peristiwa

Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga Desa Karangpakis Mediasi Dengan CV Aisyah Anugerah Mulya

WartaJombang.com — Perwakilan warga Desa Karangpakis Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang Jawa Timur menggelar mediasi di kantor Desa setempat, Jumat, (17/5/2024) Siang.

Mediasi dilakukan terkait permasalahan bau tak sedap yang ditimbulkan dari pabrik pengolahan bulu milik CV Aisyah Anugerah Mulya yang berada di desa setempat.

Pantauan dilokasi pada Jumat, 17 Mei 2024 pukul 14.15 wib, nampak terlihat puluhan perwakilan warga dari Desa Karangpakis berkumpul di pendopo kantor desa setempat. Turut hadir Kapolsek Kabuh, Camat Kabuh, Kepala Desa Karangpakis, dan perwakilan dari CV Aisyah Anugerah Mulya.

Rusman (50), Salah satu perwakilan dari warga Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh mengatakan, kegiatan media ini sudah dilakukan selama dua kali, namun belum ada titik temu dan masih menimbulkan bau.

“Sudah dua kali ini pertemuan seperti ini, yang dikeluhkan warga terkait bau tidak sedap yang ditimbulkan dari pabrik mas, warga minta agar tidak bau, dulu belum ada pabrik tidak bau seperti ini mas”, ungkapnya.

Sementara itu, Agus selaku Kepala Pabrik, dirinya tak menampik terkait bau tak sedap yang ditimbulkan dari pabrik, dirinya juga menjelaskan jika CV Aisyah Anugerah Mulya juga sudah berusaha mencoba memperbaiki permasalahan bau tak sedap yang menjadi gejolak di masyarakat setempat.

“Jadi bau yang terjadi itu memang ada, tetapi kita upayakan mengurangi bau tersebut.Jadi penanganan penanganan sudah kami upayakan.Terus dua Minggu yang lalu waktu bapak bapak datang kemarin sore kita akui kita akui ada kebocoran pipa sehingga menimbulkan bau namun sudah kita tangani, kita perlu waktu untuk berbenah”, jelasnya.

Masih lanjut dijelaskan Agus, kalau untuk menghilangkan bau memang tidak bisa.Menurutnya dimana mana yang namanya pabrik tetap menimbulkan bau.

“Untuk kedepannya masalah bau terus kita tangani, kalau berjanji menghilangkan bau tidak bisa tetapi kalau mengurangi sudah kita upayakan, dari awal sudah kita dasari yang namanya pabrik tidak mungkin zerro volution, tetapi kita akan terus berupaya mengurangi bau tersebut, tetapi itu pun butuh proses bertahap,” pungkasnya. (dan/pras)

Recent Posts

Perhutani KPH Jombang Gelar Doa Bersama dengan Gunungan Apem Memasuki Bulan Ramadhan 1447 H

WartaJombang.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama Anak Panti Asuhan AL Khairat Sumobito, menggelar tausiah dan doa bersama,… Read More

2 hari ago

Polres Jombang Ungkap Jaringan Curanmor, 17 Tersangka dan 34 Motor Diamankan

WartaJombang.com -- Polres Jombang berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang aktif beroperasi selama dua bulan terakhir. Sebanyak 17… Read More

3 minggu ago

Perhutani KPH Jombang Peringati Bulan K3 Gandeng PMI Gelar Aksi Donor Darah

WartaJombang.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang peringati bulan K3 nasional, menggelar aksi donor darah, dengan menggandeng Palang Merah… Read More

3 minggu ago

Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Perkuat Sinergitas Jaga Aset Dan Kelestarian Hutan

WartaJombang.com -- Dalam upaya memperkuat sinergitas melanjutkan kerja sama di bidang hukum, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menjalin komunikasi… Read More

3 minggu ago

Perhutani Jombang Peringati Harlah SEKAR Ke 21

WartaJombang.com -- Dalam rangka hari jadi Sekar ke-21, 11 Januari 2026, DPD Sekar (Serikat Karyawan) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH)… Read More

1 bulan ago

Setubuhi Anak Tiri Sejak 2020, Ayah di Jombang Diringkus Polisi

WartaJombang.com – Satreskrim Polres Jombang berhasil mengungkap kasus tindak pidana asusila yang melibatkan seorang ayah tiri terhadap anak di bawah… Read More

1 bulan ago