Hukum dan Kriminal

Diduga Timbulkan Kerugian Negara, Proyek Saluran Drainase Jalan Nasional di Jombang Dilaporkan

WartaJombang.com — Kesuksesan sebuah proyek pembangunan sangat ditentukan dengan Perencanaan yang sangat matang dan baik. Namun belum tentu juga perencanaan yang baik akan diimbangi dengan pelaksanaan pekerjaan yang baik pula. Oleh karenanya diperlukan pengawasan yang extra dalam proses perjalanan pembangunan mulai dari Perencanaan hingga Proses Pekerjaan. Seperti hanya yang terjadi dengan proyek saluran drainasi jalan Nasional yang berada di ruas Kabupaten Jombang Jawa Timur ini.

Proyek Saluran Drainase yang tepatnya berada di Timur Pom Bensin Dusun Karangkletak Desa Tunggorono Kecamatan/Kabupaten Jombang ini jika dilihat melalui kasat mata sangatlah tidak indah dipandang. Pasalnya, kondisi proyek saluran yang dikerjakan pada awal tahun 2023 tersebut sangat lebih rendah dengan kondisi jalan yang kian semakin tinggi. Sehingga banyak material jalan yang masuk kedalam saluran, yang seharusnya saluran tersebut juga berfungsi sebagai tembok penahan jalan.

Dari hasil penelusuran dilokasi, selisih jarak bangunan saluran drainase dengan ketinggian jalan berkisar 20-10 cm lebih rendah dengan kondisi jalan. Tak hanya itu, proyek yang dikerjakan pada bulan Pebruari hingga Maret 2023 tersebut juga sudah mengalami kerusakan dibeberapa titik. Kerusakan tersebut diduga karena kualitas pekerjaan yang kurang baik dilihat dari retak – retak bangunan.

Lebih parahnya lagi, sejak mulai dikerjakan tidak dipasang papan informasi berkenaan dengan keterbukaan informasi public. Hingga tidak bisa dipastikan besaran anggaran yang dikucurkan dalam proyek tersebut dan tidak dapat menyetahui siapa yang menyerjakan proyek.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM GeNaH Hendro Suprasetyo menilai ada indikasi kerugian negara yang di timbulkan dari proyek tersebut. Menurutnya, dugaan kerugian negara yang ditimbulkan bisa dari ketidak efektifan penggunaan anggaran dan kualitas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan atau bisa dianggap terkorup.

“Dugaan kerugian Negara bisa muncul dari aspek ketidak efektivan dalam mengunakan uang negara dan dari kualitas keperjaan yang tidak sesuai spek dapat dibuktikan dengan kerusakan yang ada padahal pekerjaan baru saja selesai dikerjakan,” papar Hendro, Senin (1/5).

Dari analisisnya, Hendro menjelaskan dugaan kerugian negara yang ditimbulkan dari ketidak efektivan penggunaan anggaran bisa dibuktikan dengan pemeriksaan secara mendalam mulai dari Dokumen Perencanaan Proyek apakah sudah sesuai dengan dilokasi pekerjaan atau sebaliknya apakah pelaksanaan pekerjaan sudah sesuai perencanaan yang ditetapkan. Sehingga dari kedua pint tersebut sangat dipengaruhi dari proses pengawasan pekerjaan yang nantinya berujung ke kwalitas pekerjaan. Jadi dari ketiga pihak mulai dari Perencana, Pelaksana dan Pengawas Proyek wajid dilakukan pemeriksaan dan juga Dinas terkait.

“Untuk membuktikan fakta kebenaran yang terjadi kita akan lakukan dumas ke penegak Hukum, karena yang berhak melakukan pemeriksaan adalah mereka. Dari semua indikasi yang timbul semua pihak yang berkaitan dengan proyek tersebut harus diperiksa, apakah yang tidak sesuai dari Perencanaanya, atau Pelaksanaanya atau juga Pengawasanya dan yang lebih penting Dinasnya juga,” pungkasnya. (tyo/far)

Recent Posts

Sinergi Polri dan Petani di Jombang: Monitoring Lahan Jagung demi Sukseskan Swasembada Pangan

WartaJombang.com - Berbagai upaya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh… Read More

2 minggu ago

Selamatkan Sumber Mata Air, Perhutani KPH Jombang Tanam 1.000 Bibit Pohon di Wilayah Hutan Nganjuk

WartaJombang.Com | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama CDK Nganjuk, Pelestari Kawasan Wilis (Perkawis) Kabupaten Nganjuk, KTH desa Ngepung,… Read More

2 minggu ago

Semangat Hijau Jombang: Ratusan Warga Turun ke Jalan, Sukseskan Aksi Bersih Pasar dan Gerakan “Rampok Kresek”

WartaJombang.Com – Suasana Pasar Perak, Jombang, tampak berbeda pada Sabtu (6/6/2026). Ratusan pasang tangan tampak bahu-membahu memungut sampah dan membersihkan… Read More

2 minggu ago

Ari Septa Adi Candra Nakhodai Desa Sidomulyo Usai Menang Tipis dalam Musdes PAW 2026

WartaJombang.com - Ketegangan menyelimuti balai desa saat panitia membacakan satu per satu surat suara dalam Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala… Read More

2 bulan ago

Momen Kehangatan Jumat Legi: Saat Perhutani, Satpol PP, dan Wartawan Jombang Bersimpuh dalam Doa

WartaJombang.Com - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang kembali menggelar pengajian rutin Jumat Legi sebagai sarana mempererat silaturahmi antarinstansi. Bertempat… Read More

2 bulan ago

Peringati Hari Kartini IIK Perhutani KPH Jombang Gelar Cek Kesehatan Gratis Dan Cek Mata

WartaJombang.Com | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, dukung kegiatan IIK (Ikatan Istri Karyawan) Perhutani peringati hari ibu kita Kartini… Read More

2 bulan ago