Peristiwa

Gus Kikin, Cicit Pendiri NU yang Kini Dipercaya Memimpin PBNU

Wartajombang.com – KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin merupakan salah satu tokoh penting dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Sosok yang dikenal dekat dengan dunia pesantren ini kini mendapat amanah besar setelah dipercaya memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Gus Kikin lahir pada 17 Agustus 1958. Ia merupakan cicit dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, salah satu ulama besar sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama.

Latar belakang keluarga dan lingkungan pesantren membuat Gus Kikin tumbuh dalam tradisi keilmuan serta perjuangan Nahdlatul Ulama. Kiprahnya kemudian semakin dikenal melalui pengabdiannya di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Gus Kikin dipercaya meneruskan kepemimpinan Pondok Pesantren Tebuireng setelah pamannya, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, wafat pada 2020.

Di bawah kepemimpinannya, pesantren yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia tersebut terus menjadi salah satu pusat pendidikan dan pengembangan keilmuan Islam di Jombang.

Kini, perjalanan Gus Kikin memasuki babak baru. Dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, ia ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031.

Kepercayaan tersebut menambah panjang perjalanan pengabdian Gus Kikin di lingkungan NU dan pesantren. Amanah sebagai Ketua Umum PBNU sekaligus menjadi tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan para ulama dan menjaga keberlangsungan organisasi yang telah berdiri sejak 1926.

Dengan latar belakang sebagai pengasuh pesantren dan bagian dari keluarga besar pendiri NU, Gus Kikin diharapkan mampu membawa PBNU menghadapi berbagai tantangan organisasi sekaligus memperkuat peran NU dalam kehidupan keagamaan, pendidikan, sosial, dan kebangsaan.

Penetapan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU juga menjadi salah satu keputusan penting dalam Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang. Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru PBNU untuk periode lima tahun mendatang. (dcky)

Recent Posts

Pemdes dan BPD Mancar Tidak Sejalan, Warga Keluhkan Kinerja Pemerintahan Desa

WartaJombang.com -- Terkait polemik di Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Selain mencuatnya problem berdirinya pabrik mainan anak-anak milik PT… Read More

4 hari ago

Kontes Durian Wonosalam 2026 Diikuti Puluhan Varietas Lokal, Pemkab Jombang Bidik Bibit Unggul Baru

WARTAJOMBANG.COM, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Pertanian menggelar Kontes Durian Wonosalam 2026 di Lapangan Kecamatan Wonosalam, Sabtu (10/10/2026).… Read More

5 hari ago

Jombang Marching Competition 2026 Meriah, Ratusan Peserta Unjuk Kemampuan di Alun-Alun

WartaJombang.Com – Jombang Marching Competition 2026 se-Jawa Timur berlangsung meriah di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Sabtu (10/10/2026). Ajang yang digelar Pemerintah… Read More

5 hari ago

Keluhkan Limbah Pabrik, Warga Mancar Datangi Kantor Desa

WartaJombang.com -- Antisipasi dampak pencemaran lingkungan dari limbah pabrik mainan, puluhan Warga Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang mendatangi Kantor… Read More

7 hari ago

Dinas Pertanian Jombang Gelar Pembinaan Panen dan Pascapanen Tembakau di Bawangan

WartaJombang.com – Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar pembinaan panen dan pascapanen tembakau di Balai Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Rabu (7/10/2026).… Read More

1 minggu ago

Rehab Balai RW Desa Kepuhkembeng Program BKK Rp125 Juta Disorot, Rincian Anggaran Belum Terbuka

Wartajombang.com – Penggunaan anggaran pembangunan melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Jombang di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, menjadi sorotan.… Read More

4 minggu ago