Kondisi proyek jalan Rabat Beton Desa Tebel yang rusak parah. (wartajombang.com/dicky)
WartaJombang.com – Belum genap 2 tahun Proyek rabat beton Desa Tebel Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang sudah rusak parah. Terlihat beberapa titik mengalami patah yang cukup parah benerapa ada yang sudah aus/terkelupas
Dari pantauan awak media WartaJombang.com Kamis (16/10/2025) nampak jalan beton sudah mengalami kerusakan patah terlihat sangat parah dengan panjang lebih dari 2 meter, beberapa titik ada yang terkelupas, Tedapat prasasti di ujung jalan.
Diketahui pada prasasti, Proyek rabat pertanian di Dusun Jlopo menelan anggaran Rp. 140,142,000 rupiah yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2004 dengan panjang 204 meter x Lebar 3,5 meter dan memiliki ketebalan 15 cm.
Sementara itu Kepala Desa Tebel Khoiman saat di konfirmasi mengaku penyebab kerusakan rabat beton tersebut karena kondisi tanah gerak. Sehingga menjawab bahwa pemdes Tebel tidak pernah memperhitungkan yang akan terjadi padahal sudah mengetahui kondisi tanah.
“Kalau tanah di sini itukan tanah lempung mas atau biasa di sebut tanaha gerak, Jadi keretakan tersebut karena tanah gerak,” Ucap Khoiman, Kamis (16/10/2025).
Lebih lanjut Khoiman menjelaskan sebelum di lakukan pengecoran tanah yang di gunakan untuk proyek tersebut sudah di lakukan pengerasan.
“Untuk pengerasan sudah kami lakukan, Kami juga menyewa eskavator untuk kemudian mengeruk tanah tersebut dengan tujuan meratakan tanah tersebut,” Ujar Khoiman.
Lebih rinci khoiman menjelaskan proyek tersebut tidak menggunakan besi sehingga mudah retak. Seharusnya dengan kondisi tanah yang gerak, pembangunan rabat beton harus diberi besi agar lebih kuat.
“Proyek tersebut tidak ada besi bertulang dan penyelenggaraan di lakukan oleh TPK Desa Tebel,” tambahnya.
Khoiman juga menjelaskan proyek tersebut sudah di cek oleh instansi terkait. Namun tidak dijelaskan tindak lanjut yang harus dilakukan.
“Kalau semisal proyek tersebut buruk, Bisa di cek untuk di pukul kalau mudah rusak brarti buruk coba saja di pukuli mas Dan proyek tersebut sudah sesuai prosedur dan sudah di lakukan cek oleh instansi terkait,” pungkas Khoiman. (dcky/pras)
WartaJombang.com - Berbagai upaya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh… Read More
WartaJombang.Com | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama CDK Nganjuk, Pelestari Kawasan Wilis (Perkawis) Kabupaten Nganjuk, KTH desa Ngepung,… Read More
WartaJombang.Com – Suasana Pasar Perak, Jombang, tampak berbeda pada Sabtu (6/6/2026). Ratusan pasang tangan tampak bahu-membahu memungut sampah dan membersihkan… Read More
WartaJombang.com - Ketegangan menyelimuti balai desa saat panitia membacakan satu per satu surat suara dalam Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala… Read More
WartaJombang.Com - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang kembali menggelar pengajian rutin Jumat Legi sebagai sarana mempererat silaturahmi antarinstansi. Bertempat… Read More
WartaJombang.Com | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, dukung kegiatan IIK (Ikatan Istri Karyawan) Perhutani peringati hari ibu kita Kartini… Read More