Penandatanganan Kerjasama Antara Perhutani KPH Jombang dengan Yayasan Soerjo Modjopahit. (wartajombang.com/dicky)
WartaJombang.com — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang mendukung Yayasan Soerjo Modjopahit (YSM), dengan tanda tangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan kawasan hutan Pembangunan Taman Perdamaian Dunia. Penadatanganan dilaksanakan di Kantor Perhutani KPH Jombang, Rabu (02/07).
Plt Administratur KPH Jombang, pihak pertama Enny Handhayany Y.S, menyampaikan pada prinsipnya kami mendukung dan mengapresiasi Atas berbagai usaha yang sudah di lakukan, dalam pelestarian budaya lingkungan.
“Diharapkan dengan terlaksananya pembangunan ini dapat merangkul masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, usaha, bisnis dan lain sebagainya guna meningkatkan pendapatan masyarakat, di berbagai hal positif dari berjalanya Pembangunan Taman Perdamaian, wisata Budaya, harapan besar pembangunan ini agar dapat terkelolah dengan baik, lancar tanpa terkendala, menjadikan contoh pembelajaran, inspirasi positif dalam pelestarian budaya dan lingkungan,” UngkapNya.
Ir. Hanung Haryawan, Ketua Yayasan Soerjo Modjopahit, pihaknya menyampaikan, untuk lokasi saat ini yang diperlukan yaitu 20 hektar, berbagai langkah panjang dari tahun ketahun yg sudah dilaksanakan sejak 10 tahun, lebih antaranya koordinasi berbagai pihak, cek lokasi, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Penetapan tata batas, berbagai koordinasi dan musyawarah bersama berbagai pihak antaranya Kementrian, Perhutani, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat,tokoh Agama, sejarawan, pejabat Negara, budayawan dan lain sebagainya, agar kegiatan ini segera terwujud,” TerangNya.
Sebagai dasar penadatangana PKS ini atas, Keputusan Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkunganan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor S.1285/Men-LHK-PHL/Ren/PLA.O/12/2023 tanggal 12 Desember 2023 perihal Persetujuan Kerjasama Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kegiatan Wisata Budaya dan Sarana Penunjangnya antara Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan Perhutani KPH Jombang dengan Yayasan Soerjo Modjopahit di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.
Persetujuan Menteri luas 21,76 Ha= antaranya Pengelolaan Khusus (KHDPK) seluas 8,73 Ha, dan Perhutani seluas13,03 Ha setelah tata batas menjadi seluas ± 12,73 Ha petak 44 dan 45 RPH Kedunglumpang, BKPH Jabung, KPH Jombang, masuk administratif Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 sampai 12.00 meliputi sambutan, paparan disan Pembangunan, misi visi dan musyawarah di akhiri dengan penandatanganan PKS. (dicky/pras)
WartaJombang.com -- Proyek pembangunan jalan lingkungan rabat beton Desa Perak Kecamatan Perak Kabupaten Jombang jadi sorotan lantaran kualitas pekerjaan dinilai… Read More
WartaJombang.com -- Suasana Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (24/08/2025) sore. Ribuan warga tumpah… Read More
WartaJombang.com - Dalam rangka merayaktan hari ulang tahun republik indonesia ke 80 tahun Pemdes Panglungan Kecamatan Wonosalam Jombang menggelar festival… Read More
WartaJombang.com -- Perhutani (Kesatuan Pemangkuan Hutan) KPH Jombang bersama Dandim 0810/Nganjuk, gelar Rakor (Rapat Koordinasi) tindak lanjut kunjungan Dandim 0810… Read More
WartaJombang.com -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Manajemen Satuan Pendidikan Anak Usia Dini… Read More
WartaJombang.com -- Dalam rangka peningkatan pribadi rimbawan yang dapat membanggakan, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur lakukan pembinaan karyawan usai… Read More