Investigasi

Realiasasi BKK Desa Sembung Perak Tabrak Aturan

WartaJombang.com – Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang secara mekanisme pengadaanya mengutamakan peran serta masyarakat melalui swakelola dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada di Desa secara Gotong – Royong niki tidak berjalan di Desa Sembung Kecamatan Perak Kabupaten Jombang.

Bagaimana tidak, Pemerintah Desa Sembung yang seharusnya menjadi Penerima manfaat sekaligus yang bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan program hanya sebagai penonton saja. Masyarakat lokal Desa yang seharusnya turut ikut merasakan pahit manisnya anggaran niki hanya bisa gigit jari saja.

Hal ini terjadi pada Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) dari sumber anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) APBD tahun 2024 Desa Sembung senilai Rp. 80.000.000 yang merupakan Aspirasi dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Jombang.

Kepala Desa Sembung Tubi Pitana dengan kejujurannya secara terbuka mengungkapkan jika dirinya maupun Pemdes tidak tahu menahu dengan proses pengajuan maupun pekerjaan proyek PJU yang ada di Desanya.

Bahkan dirinya hanya tahu bongkokan saja untuk tanda tangan proposal maupun RAB yang sudah disiapkan. Lebih mirisnya lagi, proyek PJU di Desanya tersebut dikerjakan oleh orang luar Desanya.

“Tetapi dari proses Proposal, RAB sama pelaksanaan itu yang mengerjakan adalah pak (HDK) maupun pak (SPL) atau pak (SK). Jadi kita tahunya hanya tanda tangan baik proposal maupun RAB. Jadi pelaksanaan dilapangan dilaksanakan pak (SPL) maupun pak (SK) itu”, ungkapnya, kamis (23/01/2025) kepada sejumlah Jurnalis.

Dari realisasi BKK tahun 2024 ini, Kepala Desa Sembung mengaku jera terhadap yang terjadi didesanya. Bahkan Kepala Desa mengaku tidak akan mau menerima BKK lagi.

“Yang jelas itu, Saya itu tidak pernah mendapatkan BK, setelah mendapat BK seperti ini, saya tahun-tahun kedepan saya tidak mau mendapatkan BK semacam ini. Karena apa, begini itu kan kita yang menjadi ada masalah baik APH atau Pemkab dan juga pertanggung jawaban terhadap masyarakat Desa Sembung,” keluhnya.

Sementara itu, menanggapi peristiwa yang terjadi di Desa Sembung Kabid Pembangunan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang Evi Setyorini masih belum memberikan tanggapan karena masih dalam masa cuti. Namun upaya konfirmasi akan terus dilakukan. (pras/red)

Recent Posts

Polres Jombang Ungkap Jaringan Curanmor, 17 Tersangka dan 34 Motor Diamankan

WartaJombang.com -- Polres Jombang berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang aktif beroperasi selama dua bulan terakhir. Sebanyak 17… Read More

2 minggu ago

Perhutani KPH Jombang Peringati Bulan K3 Gandeng PMI Gelar Aksi Donor Darah

WartaJombang.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang peringati bulan K3 nasional, menggelar aksi donor darah, dengan menggandeng Palang Merah… Read More

2 minggu ago

Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Perkuat Sinergitas Jaga Aset Dan Kelestarian Hutan

WartaJombang.com -- Dalam upaya memperkuat sinergitas melanjutkan kerja sama di bidang hukum, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menjalin komunikasi… Read More

2 minggu ago

Perhutani Jombang Peringati Harlah SEKAR Ke 21

WartaJombang.com -- Dalam rangka hari jadi Sekar ke-21, 11 Januari 2026, DPD Sekar (Serikat Karyawan) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH)… Read More

4 minggu ago

Setubuhi Anak Tiri Sejak 2020, Ayah di Jombang Diringkus Polisi

WartaJombang.com – Satreskrim Polres Jombang berhasil mengungkap kasus tindak pidana asusila yang melibatkan seorang ayah tiri terhadap anak di bawah… Read More

1 bulan ago

Perhutani Jombang Bagikan 2026 Berbagai Bibit Buah Buahan Ke Pengguna Jalan

WartaJombang.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang awali pekerjaan tahun 2026, bagikan 2026 plances bibit stek sambung buah buahan… Read More

1 bulan ago