Kepala Sekolah MA Darul Faizin Supriyo saat dikonfirmasi. (wartajombang.com/dicky)
WartaJombang.com — Setelah viral di media sosial tentang demo oleh ratusan siswa dan siswi Madrasah Aliyah (MA) Darul Faizin yang mengangkat isu Pelecehan dan kekerasan fisik yang menyeret nama Kepala Sekolah dan Ketua Yayasan Madrasah Aliyah (MA) Darul Faizin Akhmad Syiarudin S.Hum, Kepala Sekolah MA Darul Faizin Supriyo, S.Pd.I,.M.PD menepis semua isu yang menyeret namanya.
Demo yang di lakukan oleh ratusan siswa siswi Madrasah Aliyah Darul Faizin bertujuan untuk melengserkan Kepala Sekolah dan Ketua Yayasan yang mengangkat isu pelecehan dan kekerasan fisik, demo itu terjadi di Sekolah Madrasah Aliyah MA Darul Faizin Assalafiyah, Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Rabu (14/11/2024), Pagi.
Saat di konfirmasi oleh wartawan kepala sekolah MA membeberkan beberapa fakta atas isu yang beredar di masyarakat tentang pelecehan dan kekerasan fisik. Menurut Supriyo kejadian bermula saat para siswa siswi yang awalnya demo penolakan program kegiatan Bina Sosial Masyarakat (Bisma) lalu merembet ke isu dugaan pelecehan dan kekerasan fisik, Kamis(15/11/2024).Pagi
Menurutnya tujuan para siswa mengadakan demo yaitu untuk melengserkan kepala sekolah dan ketua yayasan karena kebijakan beliau yaitu membuat program “BISMA”, ” Anak anak itu kan demo karna tidak mau ada progam bisma sehingga berupaya menurunkan saya dan ketua yayasan dengan mengangkat isu tersebut,” ujar Supriyo kepada wartawan.
Menurut Supriyo tindakan yang di tuduhkan seperti memeluk, mencolek, dan merangkul itu tidak benar, Karena beliau tidak melakukan hal tersebut.
“Saya menjadi serba salah, Karna awalnya seperti tindakan menepuk pundak tersebut bertujuan untuk mengingkatkan untuk sholat, tetapi para siswa dan siswi salah pengertian mengira saya melakukan pelecehan,” tuturnya.
Untuk selanjutnya Yayasan Aliyah Darul Faizin berupaya membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kebenaran di balik isu tersebut.
Di tanya tentang pelaporan ke kepolisian atau dinas terkait Supriyo memberikan penjelasan bahwa sampai saat ini tidak ada laporan atas tudingan tersebut.
“Untuk saat ini tidak ada laporan terkait isu tersebut, Tadi ada pihak Kepolisian Polsek Mojowarno datang kesini untuk melakukan konfirmasi dan klarifikasi terkait isu tersebut, selanjutnya kami akan mendalami isu ini,” imbuhnya.
Lantaran isu tersebut para siswa dan siswi Madrasah Aliyah Darul Faizin sebagian melakukan aksi bolos sebagai bentuk protes terhadap Kepala Sekolah dan Ketua Yayasan.
Di akhir sesi wawancara Supriyo memberikan pesan sekaligus harapan semoga isu ini cepat berlalu karena isu tersebut dapat menjatuhkan namanya.
“Sekarang serba salah mas niatnya mengingatkan tapi di tuding melakukan pelecehan, Saya kalau turun dari kepala sekolah mau saja tetapi nama baik saya di pertaruhkan dalam isu ini, semoga badai cepat berlalu,” tutupnya
Ketua yayasan Akhmad Syiarudin, S.Hum saat di temui wartawan sedang tidak berada di sekelah. (dky)
WartaJombang.com -- Polres Jombang berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang aktif beroperasi selama dua bulan terakhir. Sebanyak 17… Read More
WartaJombang.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang peringati bulan K3 nasional, menggelar aksi donor darah, dengan menggandeng Palang Merah… Read More
WartaJombang.com -- Dalam upaya memperkuat sinergitas melanjutkan kerja sama di bidang hukum, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menjalin komunikasi… Read More
WartaJombang.com -- Dalam rangka hari jadi Sekar ke-21, 11 Januari 2026, DPD Sekar (Serikat Karyawan) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH)… Read More
WartaJombang.com – Satreskrim Polres Jombang berhasil mengungkap kasus tindak pidana asusila yang melibatkan seorang ayah tiri terhadap anak di bawah… Read More
WartaJombang.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang awali pekerjaan tahun 2026, bagikan 2026 plances bibit stek sambung buah buahan… Read More